Desa Sugio merupakan salah satu dari 21 (Dua puluh satu) desa di wilayah Kecamatan Sugio yang letaknya di pusat perekonomian Kecamatan. Menurut kondisi geografinya, Desa Sugio terletak di dataran rendah dengan ketinggian 4 mdl di atas permukaan laut. Dengan luas wilayah mencapai 395 Ha.
Desa Sugio berbatasan dengan desa-desa tetangga. Antara lain:
· Utara : Desa Jubelkidul (Kecamatan Sugio)
· Selatan : Desa Deketagung dan Supenuh (Kecamatan Sugio)
· Timur : Desa Sekarbagus (Kecamatan Sugio)
· Barat : Desa Lebakadi dan Supenuh (Kecamatan Sugio)
Desa Sugio memiliki 5 (Lima) Dusun, yaitu :
Dengan 11 Rukun Warga (RW) dan 30 Rukun Tetangga (RT) dengan jarak ke ibukota kecamatan 0 Km yang dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 5 menit dan jarak dengan ibukota kabupaten 15 Km yang dapat ditempuh dalam waktu 20 menit.
Sejarah
Sejarah asal usul Desa Sugio tak lepas dari sejarah perjuangan masyarakat di Kabupaten Lamongan sejak jaman penjajahan. Desa ini awalnya dipelopori oleh seorang tokoh yang bernama LEGIO. Sehingga daerah/desa ini kemudian dinamakan Sugio mulai awal tahun 1870an. Pada masa penjajahan Belanda menjelang penjajahan Jepang wilayah ini dipimpin oleh seorang tokoh yang bernama Radimin.
Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, Desa Sugio dipimpin oleh seorang Kepala Desa, adapun sejarah kepemimpinan Pemerintah Desa Sugio yakni:
1. SARKAM (1945 – 1965)
2. SALIKIN (1966 – 1990)
3. MOH. CHOIRUL HUDA (1990 – 1998)
4. ABDUL ROCHIM (1999 – 2007)
5. WAHYUDI, SH.(2007 – 2013)
6. H. MUCH. AGUS SULISTYONO, SH (20013 – 2019)
7. YOYOK WODOYOKO (PJ. Kades tahun 2019)
8. H. ABDUL ROCHIM, S.Pd (2019 – Sekarang)
Visi Misi
Menurut Peraturan Desa Sugio Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sugio Tahun 2019 - 2025, Visi dan Misi Pemerintah Desa Sugio antara lain:
Visi
"Terwujudnya kesejahteraan masyarakat Sugio melalui peningkatan perekonomian dan kualitas SDM yang lebih baik dan maju dengan dilandasi nkebersamaan pemberdayaan masyarakat."
Misi
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia atas dasar iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menumbuhkembangkan potensi masyarakat (sumber daya manusia).
Menjamin dan mendorong usaha-usaha untuk terciptanya pembangunan di segala berkelanjutan dan lebih terarah serta bermanfaat.
Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak (birokrasi, akademisi dan partisipan).
Mewujudkan tatanan masyarakat yang demokratis, transparan dan akuntabel.
Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan optimallisasi dalam pemanfaatan sumber daya alam.
Penduduk
Menurut Peraturan Desa Sugio Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Sugio Tahun 2026, jumlah penduduk di Desa Sugio pada tahun 2025 sebanyak 5.213 jiwa dengan penduduk laki-laki sebanyak 2.599 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 2.614 jiwa serta 614 Kepala Keluarga.
Fasilitas Umum
PENDIDIKAN
Fasilitas Pendidikan di Desa Sugio, antara lain :
KESEHATAN
Fasilitas Kesehatan di Desa Sugio, antara lain :
KEAGAMAAN
Seluruh penduduk di Desa Sugio merupakan penduduk yang mayoritasnya beragama Islam. Fasilitas/tempat ibadah di Desa Sugio, yaitu :
OLAHRAGA
Fasilitas olahraga di Desa Sugio, antara lain :
Di Desa Sugio terdapat Klub Pelita Jaya yang bergerak di bidang olahraga sepak bola.
BUDAYA
Di Desa Sugio masih kendal dengan adat jawa. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan yakni Kondangan. Mulai dari kondangan tasyakuran, tingkepan hingga tahlilan. Selain itu ada sedekah bumi yang dilaksanakan setahun sekali tepatnya di bulan Agustus di masing-masing dusun.
PEREKONOMIAN
Mata pencaharian mayoritas penduduk Desa Sugio adalah Petani. Sedangkan komoditas utamanya adalah Padi dan kacang-kacangan. Sedangkan Sugio yang merupakan pusat perekonomian di Kecamatan Sugio memiliki beberapa prasarana pendukung perekonomian, di antaranya:
BUMDESA
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sugio Mandiri Desa Sugio yang telah berdiri sejak tahun 2016 silam dan memiliki beberapa unit usaha seperti simpan pinjam, Warung LA, Pasar Desa, HIPPA dan pada tahun 2025 ditambah dengan unit Ketahanan Pangan (Peternakan Sapi). Menjadikan salah satu BUMDes yang aktif dan dapat meningkatkan perekonomian di desa setempat.

